Cara Ekspor Arang Briket ke Luar Negeri: Panduan Lengkap untuk Pemula

Ekspor arang briket merupakan salah satu peluang bisnis yang sangat menjanjikan di Indonesia. Permintaan akan arang briket terus meningkat, terutama dari negara-negara Timur Tengah, Eropa, dan Amerika. Produk ini banyak digunakan untuk keperluan barbecue (BBQ), shisha, dan keperluan industri.

Bagi pemula, proses ekspor mungkin terlihat rumit. Namun, dengan pemahaman yang tepat, bisnis ekspor arang briket bisa dijalankan dengan lebih mudah dan aman.


Apa Itu Arang Briket?

Arang briket adalah arang yang dipadatkan dari bahan seperti tempurung kelapa atau kayu yang telah diproses dan dicetak dalam bentuk kotak, hexagonal, atau tablet. Dibanding arang biasa, briket memiliki waktu bakar lebih lama, panas lebih stabil, dan menghasilkan sedikit asap.


Potensi Pasar Ekspor Arang Briket

Beberapa negara tujuan utama ekspor arang briket Indonesia antara lain:

  • Uni Emirat Arab
  • Arab Saudi
  • Turki
  • Jerman
  • Amerika Serikat

Permintaan terbesar biasanya berasal dari pasar Timur Tengah untuk kebutuhan shisha dan pasar Eropa untuk BBQ.


Syarat Legalitas untuk Ekspor Arang Briket

Sebelum memulai ekspor, pelaku usaha harus menyiapkan legalitas berikut:

  • NIB (Nomor Induk Berusaha)
  • NPWP
  • Izin usaha melalui OSS
  • Akun akses kepabeanan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Legalitas ini wajib agar proses ekspor dapat berjalan secara resmi dan aman.


Langkah-Langkah Cara Ekspor Arang Briket

1. Menyiapkan Produk yang Berkualitas

Pastikan arang briket memiliki standar kualitas:

  • Kadar air rendah
  • Tidak mudah hancur
  • Ukuran seragam
  • Daya bakar stabil

2. Menentukan Spesifikasi Produk

Buyer biasanya meminta spesifikasi seperti:

  • Ukuran briket
  • Bentuk
  • Waktu bakar
  • Abu yang dihasilkan

3. Mencari Buyer atau Importir

Cara mencari pembeli luar negeri:

  • Platform B2B (Alibaba, Made-in-China, Tradekey)
  • Media sosial seperti LinkedIn dan Facebook
  • Website perusahaan sendiri

4. Negosiasi Harga dan Kontrak

Hal yang harus disepakati:

  • Harga (FOB / CIF)
  • Minimum order (MOQ)
  • Metode pembayaran
  • Jadwal produksi

Dokumen Penting Ekspor Arang Briket

Dokumen yang harus disiapkan:

  • Commercial Invoice
  • Packing List
  • PEB (Pemberitahuan Ekspor Barang)
  • Certificate of Origin (SKA/COO)
  • Fumigation Certificate (jika diperlukan)

Proses Pengiriman Barang Ekspor

Metode pengiriman biasanya:

  • Full Container Load (FCL)
  • Less Container Load (LCL)

Pengiriman menggunakan jalur laut melalui pelabuhan internasional dengan bantuan freight forwarder.


Tips Agar Ekspor Arang Briket Aman dan Lancar

Beberapa tips penting:

  • Gunakan kontrak tertulis
  • Hindari pembayaran tanpa DP
  • Gunakan metode pembayaran aman seperti L/C
  • Foto dan dokumentasikan proses packing

Keuntungan Bisnis Ekspor Arang Briket

Beberapa keuntungan bisnis ini:

  • Permintaan tinggi
  • Harga jual stabil
  • Pasar luas
  • Potensi margin besar

Kesimpulan

Ekspor arang briket adalah peluang bisnis yang sangat menjanjikan bagi pelaku usaha di Indonesia. Dengan persiapan legalitas, kualitas produk, dan strategi pemasaran yang tepat, Anda bisa menembus pasar internasional dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *